Sep 25, 2021 22:56 Asia/Jakarta
  • PM Pakistan, Imran Khan
    PM Pakistan, Imran Khan

Perdana Menteri Pakistan mengaku khawatir dengan kehadiran kelompok-kelompok teroris termasuk ISIS dan Tehrik-e Taliban Pakistan, TTP di Afghanistan.

Imran Khan dalam wawancara dengan majalah mingguan Amerika Serikat, Newsweek, menilai tujuan kelompok-kelompok teroris di Afghanistan adalah menciptakan kekacauan, dan instabilitas serta merusak negara dilanda perang ini.

PM Pakistan menuturkan, "Setelah keluarnya pasukan AS dari Afghanistan, dan Taliban menguasai Kabul pada 15 Agustus 2021 lalu, muncul harapan bahwa keamanan dan perdamaian akan terwujud di seluruh penjuru Afghanistan, dan hal ini akan menguntungkan Pakistan, dan kawasan."

Statemen Imran Khan terkait kekhawatirannya atas kelompok-kelompok teroris termasuk ISIS dan TPP di Afghanistan, muncul dari kegelisahan pemerintah Pakistan seputar kemungkinan masuknya teroris ke wilayah negara itu, dari dalam Afghanistan.

Dalam beberapa tahun terakhir ISIS, dan TPP termasuk kelompok ekstrem yang membahayakan keamanan Pakistan. Sejak 15 Agustus 2021 sampai sekarang, Afghanistan berada di bawah kendali Taliban, dan pemerintah Pakistan berharap kelompok ini memberikan perhatian lebih besar pada kekhawatiran Islamabad, dan menindak tegas anasir-anasir ISIS serta TPP, juga mencegah serangan mereka ke Pakistan.

Sebelum Taliban menguasai Afghanistan, sejak hampir dua dekade lalu Kabul dan Islamabad selalu saling tuduh tidak mau memerangi terorisme, bahkan terkadang saling tuduh mendukung kelompok ekstrem.

Taliban kuasai kota Kabul

 

Akan tetapi sebagian besar protes, dilemparkan oleh Afghanistan kepada Pakistan, karena menurutnya Islamabad telah berubah menjadi tempat persembunyian Taliban.

Seiring dengan perubahan kondisi politik, dan keamanan di Afghanistan, serta berkuasanya Taliban atas negara ini, tuduhan mendukung terorisme yang ditujukan kepada Pakistan, oleh Afghanistan pun hilang, akan tetapi harapan Islamabad atas Kabul sekarang meningkat lebih dari sebelumnya.

Selain itu, karena Pakistan disebut-sebut termasuk sekutu politik Taliban di masa pemerintahannya di Afghanistan, maka pejabat Islamabad menuntut agar kekhawatiran terkait keamanan yang berasal dari Afghanistan bisa dikurangi.

Perang melawan kelompok teroris ISIS, dan TPP oleh Taliban di Afghanistan yang dalam beberapa tahun terakhir berpengaruh besar dalam keamanan Pakistan, merupakan tuntutan Islamabad dari Taliban sekarang.

Sepertinya jika pemerintahan Taliban di Afghanistan mampu mengikis kekhawatiran Pakistan akibat aksi ISIS dan TPP, maka sejauh itu pula dukungan diplomatik Islamabad akan diberikan kepada Taliban.

Terutama sekarang salah satu keinginan terbesar Taliban adalah mendapatkan pengakuan resmi dari negara-negara dunia, organisasi regional, dan internasional, sehingga sah sebagai pengganti pemerintahan terguling pimpinan Mohammad Ashraf Ghani.

Di sisi lain mengingat Pakistan merupakan satu dari tiga negara dunia yang mengakui secara resmi pemerintahan Taliban di Afghanistan pada tahun 1996-2001, maka diperkirakan Taliban juga tidak akan mengabaikan permintaan Imran Khan untuk menyingkirkan kekhawatiran Pakistan di bidang keamanan. (HS)

Tags