Sep 28, 2021 14:52 Asia/Jakarta
  • Ilustrasi mesin pengayaan uranium.
    Ilustrasi mesin pengayaan uranium.

Duta Besar Rusia untuk Organisasi Internasional di Wina, mengatakan pelarangan terhadap inspektur Badan Energi Atom Internasional (IAEA) dari mengakses fasilitas di Karaj (Iran) tidak melanggar perjanjian perlindungan.

"Saya menekankan bahwa penolakan akses ke fasilitas TESA di Karaj tidak melanggar perjanjian, tetapi hanya pelaksanaan sebagian dari langkah transparansi sukarela oleh Iran," tulis Mikhail Ulyanov di akun Twitternya, Selasa (28/9/2021).

"Namun, penting untuk menemukan solusi positif demi kepentingan Iran dan perjanjian nuklir JCPOA," tambahnya seperti dikutip Farsnews.

Dirjen IAEA, Rafael Grossi mengatakan pada Minggu malam bahwa dari 20 hingga 22 September, inspektur IAEA diizinkan untuk memperbaiki kamera pengawas dan mengganti kartu memori di semua situs penting di Iran kecuali pabrik produksi komponen sentrifugal TESA di Karaj.

Menanggapi hal itu, Wakil Tetap Iran untuk Organisasi Internasional di Wina, Kazem Gharibabadi mengatakan laporan Grossi tentang kamera pengawas di fasilitas TESA tidak akurat.

Dia menegaskan laporan yang disampaikan oleh IAEA tidak tepat karena berada di luar kesepakatan yang dicapai dalam komunike bersama.

"Selama pembicaraan di Tehran dan juga di Wina baru-baru ini, ditekankan kembali bahwa karena kegiatan investigasi keamanan di fasilitas TESA Karaj masih berlangsung, maka peralatan pengawasan di fasilitas ini dikecualikan dari kegiatan perawatan," tegas Gharibabadi. (RM)

Tags