Okt 04, 2021 12:39 Asia/Jakarta
  • Aung San Suu Kyi
    Aung San Suu Kyi

Junta Militer Myanmar yang berkuasa saat ini menolak memberikan izin kepada utusan ASEAN untuk menemui Aung San Suu Kyi.

CNN hari Minggu (3/10/2021) melaporkan, Junta Myanmar tidak mengizinkan utusan khusus Perhimpunan Negara-Negara Asia Tenggara (ASEAN), Erywan Yusof bertemu dengan Penasihat Negara yang dikudeta, Aung San Suu Kyi, sebagai bagian dari proses dialog.

Erywan yang juga Menteri Luar Negeri Brunei Darussalam meminta junta Myanmar memberikan akses penuh supaya dia bisa bertemu seluruh pihak yang bertikai, termasuk Suu Kyi demi mencari jalan keluar konflik antara kelompok militer dan sipil. Namun, junta Myanmar menolak permintaan Erywan.

Kuasa hukum Suu Kyi menyatakan kliennya sampai saat ini belum menerima permohonan bertemu dari pemerintah setempat atau organisasi asing.

Nasib Myanmar semakin tidak menentu setelah pemimpin Junta, Jenderal Min Aung Hlaing, memperpanjang batas waktu pencabutan status darurat nasional dan menggelar pemilihan umum hingga Agustus 2023.

Hingga kini dilaporkan jumlah korban meninggal akibat aksi kekerasan selepas kudeta di Myanmar mencapai lebih dari 1.100 orang.(PH)

 

Tags