Okt 28, 2021 17:54 Asia/Jakarta
  • Sergei Lavrov.
    Sergei Lavrov.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menyatakan keprihatinan atas rencana Amerika Serikat menyebarkan rudal jarak pendek dan menengah di Eropa dan Asia-Pasifik.

Hal itu disampaikan Lavrov dalam konferensi pers dengan timpalannya dari Korea Selatan, Chung Eui-yong di Moskow, Rabu (27/10/2021).

"Ada bukti bahwa para perencana NATO sekarang melihat ke timur dan mengatakan misi NATO harus mencakup wilayah Indo-Pasifik. Apa yang mereka katakan adalah misi mereka harus mencakup seluruh dunia," ujar Lavrov seperti dilansir kantor berita TASS.

"Saya percaya bahwa ini adalah permainan yang sangat berbahaya. Kami akan melakukan segalanya untuk melawan tren semacam ini dan memastikan bahwa semua negara memahami bahaya bergerak ke arah sana," tegasnya.

Menlu Rusia menandaskan fakta bahwa AS telah menyatakan niat mereka untuk menyebarkan sistem rudal berbasis darat yang dilarang di bawah Perjanjian INF, tidak hanya di Eropa, tetapi juga di Asia-Pasifik.

"Kami menegaskan kembali proposal yang dibuat oleh Presiden Vladimir Putin beberapa tahun lalu kepada AS dan anggota NATO lainnya untuk memperkenalkan moratorium timbal-balik atas penyebaran rudal semacam itu di semua wilayah di dunia," ujarnya.

Dia menegaskan rekan-rekan Barat kami tidak mau berkomitmen pada moratorium ini, dan tidak ingin mengadakan pembicaraan tentang masalah ini. Ini menyedihkan.

Sebelum ini, para pejabat Moskow juga memperingatkan penyebaran luas pasukan NATO di wilayah Baltik dan Laut Hitam. (RM)

Tags