Nov 09, 2021 12:20 Asia/Jakarta
  • Menlu Irlandia Simon Coveney
    Menlu Irlandia Simon Coveney

Pemerintah Irlandia mengumumkan, karena para agen Dinas Intelijen rezim Zionis Israel, Mossad menggunakan paspor negara ini untuk meneror seorang komandan Hamas, maka Dublin tidak menaruh kepercayaan pada Israel.

Kedutaan Besar Irlandia di wilayah Palestina pendudukan, Minggu (7/11/2021) mengatakan, Mossad menggunakan paspor Irlandia palsu untuk meneror seorang komandan Hamas.
 
Kedubes Irlandia di Tel Aviv, hari Minggu menanggapi statemen seorang pengguna Twitter yang mengatakan bahwa Irlandia, karena hubungan diplomatik dengan Israel, harus percaya pada Tel Aviv bahwa enam organisasi Palestina yang dibantunya adalah teroris.
 
Kedubes Irlandia menjawab, "Maaf berdasarkan informasi Shin Bet atau medianya, tuduhan ini tidak terbukti. Hubungan diplomatik mungkin jadi pertimbangan, tapi jika itu disalahgunakan untuk memalsukan paspor kami dan dipakai dalam pembunuhan, maka kepercayaan bisa terpengaruh." 
 
Menurut Jerusalem Post, paspor palsu yang dimaksud Kedubes Irlandia adalah paspor yang digunakan agen Mossad untuk membunuh komandan Hamas, Mahmoud Al Mabhouh di Dubai, Uni Emirat Arab pada tahun 2010. (HS)

Tags