Nov 10, 2021 15:57 Asia/Jakarta
  • Sameh Shoukry.
    Sameh Shoukry.

Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shoukry menyebut kehadiran pasukan Turki di Suriah, Irak, dan Libya sebagai hal yang tidak dapat dibenarkan.

Shoukry dalam sebuah pernyataan hari Selasa (9/11/2021), mengkritik keras kehadiran pasukan Turki di negara-negara Asia Barat dan Afrika Utara, dengan mengatakan tidak ada pembenaran untuk kehadiran militer Turki di Suriah, Irak, dan Libya.

"Kami tidak melihat alasan bahwa harus ada kehadiran ini, baik di Libya maupun di Suriah atau Irak Utara," ujarnya seperti dikabarkan Mehrnews.

"Kami percaya bahwa Turki telah mengejar kebijakan ekspansionis di negara-negara kawasan. Kami prihatin dengan masalah ini dan kami sudah menyampaikan keprihatinan kami berkali-kali," tambahnya.

Shoukry juga mengatakan Turki mengintervensi urusan internal Mesir lewat dukungannya kepada Ikhwanul Muslimin, yang telah dilarang oleh pemerintah Presiden Abdel Fattah al-Sisi.

"Kami tidak melihat Turki punya alasan untuk ikut campur dalam urusan internal Mesir," tegasnya. (RM)

Tags