Nov 17, 2021 11:06 Asia/Jakarta
  • Menlu Turki Mevlut Cavusoglu (kiri) dan Presiden Lebanon Michel Aoun.
    Menlu Turki Mevlut Cavusoglu (kiri) dan Presiden Lebanon Michel Aoun.

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengumumkan kesiapan Ankara untuk membantu Beirut memulihkan keretakan hubungan dengan negara-negara Arab di Teluk Persia.

Cavusoglu bertemu Presiden Lebanon Michel Aoun pada Selasa (16/11/2021) dan menyampaikan kesiapan Ankara untuk membantu Beirut.

"Kami sedih dengan krisis yang terjadi antara Lebanon dan negara-negara Teluk Persia dan saya datang ke Beirut untuk menunjukkan dukungan kami kepada Lebanon," ujarnya seperti dikutip Jurnalis Klub Muda (YJC) Iran.

Dalam pertemuan itu, Michel Aoun mengatakan Beirut dapat membantu Ankara untuk memulangkan pengungsi Suriah yang telah menetap di Turki, dan kami juga dapat berkoordinasi dengan Irak dan Yordania untuk keperluan yang sama.

Riyadh memutuskan hubungan dengan Beirut setelah tersinggung dengan komentar Menteri Informasi Lebanon George Kordahi tentang perang Yaman. Setelah insiden itu, Riyadh berusaha menekan Beirut dan kelompok perlawanan di Lebanon.

Kordahi dalam sebuah acara televisi mengecam agresi Arab Saudi dengan mengatakan, Gerakan Ansarullah Yaman hanya membela diri dari serangan itu selama bertahun-tahun.

Beberapa negara Arab di Teluk Persia juga mengikuti langkah Arab Saudi dan menangguhkan hubungan mereka dengan Lebanon. (RM)

Tags