Nov 27, 2021 14:47 Asia/Jakarta
  • Robert Malley, Utusan khusus AS untuk Iran
    Robert Malley, Utusan khusus AS untuk Iran

Utusan khusus pemerintah Amerika Serikat untuk urusan Iran mengatakan, negara-negara pesisir Teluk Persia ingin menghidupkan kembali kesepakatan nuklir JCPOA, dengan maksud memperluas hubungan diplomatik dan ekonomi dengan Iran.

Robert Malley, baru-baru ini melakukan kunjungan ke wilayah Palestina pendudukan, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Bahrain untuk membicarakan program nuklir Iran.
 
Dalam wawancara dengan Radio NPR, Jumat (26/11/2021), Robert Malley mengabarkan kesiapan negara-negara pesisir Teluk Persia untuk mengembangkan hubungan diplomatik dan ekonomi dengan Iran, jika JCPOA berhasil dihidupkan kembali.
 
Malley menjelaskan, "Ada dua jalan di hadapan kita, yang pertama, kembali ke JCPOA, jika jalan ini ditempuh, negara-negara Teluk Persia siap untuk memperluas hubungan diplomatik dan ekonomi dengan Iran. Ini yang dikatakan negara-negara Teluk Persia, dan mereka memang menginginkannya, mereka ingin menyempurnakan kawasan dari sisi ekonomi dan diplomatik."
 
Ia menambahkan, "Akan tetapi jalan yang kedua adalah ketika Iran tidak bersedia kembali ke JCPOA. Jika Tehran terus melanjutkan intensitas dan peningkatan kemajuan nuklirnya, maka pintu ini akan tertutup, dan Iran akan kembali menjadi faktor pemicu krisis non-proliferasi nuklir."
 
Di sisi lain, imbuhnya, rezim Zionis Israel tidak ingin AS kembali ke JCPOA, akan tetapi di saat yang sama, pejabat Tel Aviv terang-terangan mengatakan tidak ingin membuka konflik terbuka dengan Washington. (HS) 

Tags