Nov 28, 2021 21:43 Asia/Jakarta
  • Ilustrasi tentara Ukraina.
    Ilustrasi tentara Ukraina.

Menteri Luar Negeri Ukraina mengatakan negaranya serius berunding dengan mitra yang bersedia memberikan lebih banyak peralatan militer dan senjata kepada Kiev.

Dmitry Kolba dalam wawancara dengan surat kabar Jerman, Die Zeit, Sabtu (27/11/2021), menepis kekhawatiran Rusia bahwa pengiriman lebih banyak senjata ke Ukraina akan meningkatkan konflik di wilayah Donbas.

"Rusia ingin kita tetap lemah. Jadi, mereka yang menolak bekerja sama dengan Kiev sedang memperkuat posisi Moskow," tambahnya.

Kolba mengaku bahwa Kiev sedang berbicara dengan para mitra yang siap menjual senjata dan peralatan militernya ke Ukraina.

Menlu Ukraina tidak menyebutkan nama mitra yang dimaksud, tetapi ia mengatakan sebagian negara anggota Uni Eropa melakukan transaksi militer dengan Ukraina dalam sebuah proses bilateral.

Dia juga mengklaim bahwa keanggotaan Ukraina di NATO sudah pasti dan hanya masalah waktu.

Sebelumya, media-media Amerika mengabarkan rencana Washington untuk memeriksa pengiriman senjata mematikan ke Ukraina. Namun, Gedung Putih dan Departemen Luar Negeri AS mengaku tidak memiliki informasi apa pun untuk disampaikan.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov baru-baru ini meminta negara-negara anggota NATO untuk berhenti mengirim senjata ke Ukraina dan melakukan provokasi di perbatasan Rusia. (RM)

Tags