Nov 29, 2021 13:59 Asia/Jakarta
  • Proyek pipa gas Nord Stream 2.
    Proyek pipa gas Nord Stream 2.

Pemerintah Jerman mendesak anggota Kongres AS agar tidak memberikan sanksi terhadap proyek pipa gas Nord Stream 2.

Seperti dilaporkan media Amerika, Axios, Minggu (28/11/2021), pemerintah Jerman dalam sebuah surat kepada Kongres AS, menyatakan tindakan itu akan merusak kredibilitas Washington dan pada akhirnya merusak persatuan transatlantik.

Awal bulan ini, Senator Republik James Risch dan Ted Cruz mensponsori amandemen yang akan menjatuhkan sanksi pada Nord Stream 2, yang dimiliki oleh raksasa energi Rusia, Gazprom.

Berlin mengatakan sanksi tersebut akan merusak komitmen bersama antara negara-negara, sebagaimana diuraikan dalam pernyataan Juli lalu mengenai dukungan untuk Ukraina, keamanan energi Eropa, dan perubahan iklim.

Jerman juga memberitahu Kongres AS bahwa pipa gas Nord Stream 2 tidak menimbulkan ancaman bagi Ukraina selama transit gas secara wajar dijamin.

Proyek pembangunan pipa gas Nord Stream 2 diluncurkan pada 2018. Pipa gas ini memiliki panjang 1.230 kilometer dan diharapkan dapat mengangkut 55 miliar meter kubik gas per tahun dari Rusia ke Jerman melalui Laut Baltik.

Ukraina dan Polandia, sebagai wilayah transit gas Rusia ke Eropa, menentang keras proyek tersebut. Kedua negara berulang kali meminta Barat dan Eropa untuk menyanksi perusahaan yang terlibat di dalamnya.

Pemerintah AS telah mengumumkan serangkaian sanksi terhadap para kontraktor proyek tersebut. Saat ini, beberapa senator Republik sedang menyusun undang-undang baru untuk menjatuhkan sanksi tambahan. (RM)

Tags