Des 02, 2021 13:47 Asia/Jakarta
  • kapal perang Rusia
    kapal perang Rusia

Rusia dan sejumlah negara Asia Tenggara memulai latihan militer maritim gabungan bersama pertama di sepanjang Selat Malaka, salah satu jalur pelayaran terpenting di dunia, pada hari Rabu (1/12/2021).

"Kesepuluh negara anggota ASEAN, blok regional Asia Tenggara itu, berpartisipasi dalam latihan hari Rabu," tulis situs Free Malaysia Today.
 
Indonesia, Thailand, Singapura, Vietnam, Malaysia, Myanmar dan Brunei mengikutsertakan kapal perang atau pesawat mereka, sedangkan Filipina berperan sebagai pengamat virtual.
 
Wakil tetap Rusia untuk ASEAN, Alexander Ivanov mengatakan, latihan gabungan ini dilakukan untuk mewujudkan perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di kawasan Asia Tenggara.
 
Sementara Panglima Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Laksda TNI Arsyad Abdullah mengatakan latihan gabungan ini akan “meningkatkan interoperabilitas dan pemahaman antara militer Rusia dan ASEAN”.
 
Seorang pengamat militer mengatakan kepada AFP bahwa latihan gabungan ini akan menegaskan kembali prinsip non-blok ASEAN, terutama di tengah ketegangan regional.
 
“Penting bagi kami untuk memastikan keseimbangan kekuatan di kawasan kami, untuk menegaskan kembali bahwa ini adalah kawasan non-blok,” kata Connie Rahakundini Bakrie, analis militer Indonesia kepada AFP. (HS)

Tags