Des 05, 2021 14:12 Asia/Jakarta
  • Ilustrasi helikopter Mi-8.
    Ilustrasi helikopter Mi-8.

Pemerintah Belarus mengumumkan sebuah helikopter militer Ukraina telah melanggar wilayah udaranya.

"Sekitar pukul 12 siang waktu setempat, sebuah helikopter militer Ukraina melanggar wilayah udara Belarus di dekat pos pemeriksaan Novaya Rudnya," kata pernyataan pemerintah Belarus, Sabtu (4/12/2021).

Pernyataan itu menambahkan bahwa helikopter militer Ukraina dari jenis Mi-8 yang terbang pada ketinggian 100 meter, telah menerobos wilayah Belarus hingga jarak satu kilometer.

Helikopter itu merupakan buatan Rusia dan digunakan sebagai helikopter serbu dan angkut.

Menteri Pertahanan Belarus Viktor Khrenin mengatakan, hasil evaluasi menunjukkan bahwa langkah Barat memiliterisasi kawasan akan menciptakan perubahan yang signifikan dalam perimbangan kekuatan.

"Potensi serangan pasukan negara-negara anggota NATO di dekat perbatasan kita sedang meningkat," tambahnya.

Dia menjelaskan unit-unit militer baru dikerahkan di perbatasan dan persenjataan tambahan sedang disiapkan.

Hubungan Belarus dan Barat memanas sejak pemilu Agustus 2020, di mana Amerika Serikat dan Uni Eropa menuduh telah terjadi kecurangan dalam pemilu Belarus. Dalam kasus ini, Rusia mendukung Presiden Alexander Lukashenko. (RM)

Tags