Des 05, 2021 17:09 Asia/Jakarta
  • Junta Militer Myanmar Semakin Represif terhadap Demonstran

Laporan terbaru menunjukkan junta militer Myanmar mengintensifkan tindakan kerasnya terhadap pengunjuk rasa di negara Asia tenggara ini.

Reuters melaporkan, dalam kekerasan terbaru terhadap pengunjuk rasa di Myanmar, sebuah kendaraan militer yang membawa pasukan tentara negara itu menyerang para pengunjuk rasa di Yangon hari Minggu (5/12/2021) yang menyebabkan lebih dari 10 orang terluka dan 6 orang ditangkap.

Protes terhadap kudeta militer Myanmar terus berlanjut, meskipun telah menimbulkan korban jiwa lebih dari 1.300 orang setelah aksi kudeta 1 Februari lalu.

Protes yang sporadis berlangsung dalam pertemuan-pertemuan kecil di berbagai bagian Myanmar, sebagai bentuk penentangan terhadap aksi penggulingan pemerintah sebelumnya dan berkuasanya tentara.

Pada saat yang sama, pengadilan Myanmar telah menunda persidangan Aung San Suu Kyi, Pemimpin Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) yang digulingkan, karena sejumlah alasan.(PH) 

Tags