Des 08, 2021 11:51 Asia/Jakarta
  • AS Umumkan Sanksi Baru terhadap Iran di Tengah Perundingan Wina

Departemen Keuangan AS memberlakukan sanksi terhadap delapan individu dan empat entitas Iran, sejalan dengan kebijakan bermusuhan Washington terhadap Tehran.

Departemen Keuangan AS dalam sebuah tuduhan yang konyol, menuduh delapan individu dan empat entitas Iran melakukan pelanggaran hak asasi manusia.

Dikutip dari laman Farsnews, pemerintah AS pada Selasa (7/12/2021) juga memasukkan beberapa pejabat Suriah dan satu pejabat Uganda dalam daftar sanksi.

AS memandang isu HAM sebagai kekuatan lunak untuk mempengaruhi dan menekan negara-negara independen dan penentang sistem hegemoni.

Departemen Keuangan AS sudah berulang kali menerapkan sanksi terhadap individu dan entitas Iran dengan berbagai alasan.

Keputusan itu diumumkan di tengah berlangsungnya perundingan Wina yang bertujuan untuk menghapus sanksi Iran dan menghidupkan kembali perjanjian nuklir JCPOA.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh mengatakan dalam sebuah tweet, bahkan di tengah perundingan Wina pun, AS tidak berhenti menjatuhkan sanksi terhadap Iran.

"Sanksi yang diperketat bukan hanya tidak menciptakan tekanan, tetapi juga bertentangan dengan keseriusan dan itikad baik," tegasnya. (RM)

Tags