Jan 02, 2022 11:22 Asia/Jakarta
  • Ilustrasi kamera milik wartawan yang berlumuran darah.
    Ilustrasi kamera milik wartawan yang berlumuran darah.

Afghanistan ditetapkan sebagai negara yang paling berbahaya bagi jurnalis pada tahun 2021.

Federasi Jurnalis Internasional (IFJ) menyatakan dalam sebuah laporan bahwa 45 jurnalis dan pekerja media terbunuh pada 2021 di 20 negara, di mana sembilan jurnalis tewas di Afghanistan dalam setahun terakhir.

"Di antara 20 negara ini, Afghanistan mencatat jumlah jurnalis yang terbunuh tertinggi dan karenanya dinobatkan sebagai negara yang paling berbahaya bagi jurnalis pada 2021," kata laporan tersebut seperti dikutip Tasnimnews, Sabtu (1/1/2022).

Menurut data IFJ, wilayah Asia Pasifik memiliki jumlah tertinggi dengan 20 kasus pembunuhan, diikuti oleh Amerika 10, Afrika 8, Eropa 6, dan Timur Tengah dan Dunia Arab hanya satu kasus.

Laporan itu menambahkan bahwa sebagian besar jurnalis yang dipenjara berada di Cina dengan 102 orang, 34 jurnalis di Turki, 29 di Belarus, 29 di Eritrea, 27 di Vietnam, 21 di Myanmar, 18 di Rusia, dan 12 di Azerbaijan. (RM)

Tags