Jan 03, 2022 19:17 Asia/Jakarta
  • Sistem Informasi Akademi Pertahanan Inggris Diserang Siber

Surat kabar Inggris melaporkan kerusakan parah sistem informasi Akademi Pertahanan Inggris akibat serangan siber.

The Guardian hari Minggu (3/1/2022) melaporkan, seorang mantan pejabat senior militer Inggris mengatakan bahwa serangan siber terhadap sistem informasi akademi pertahanan Inggris tidak berhasil, tetapi menyebabkan kerusakan serius.

Surat kabar Inggris ini mengungkapkan, Edward Stringer, seorang pensiunan perwira senior Inggris mengungkapkan terjadinya serangan siber terhadap Akademi Pertahanan Inggris.

Mantan Komandan Angkatan Udara Inggris yang pensiun pada Agustus lalu mengungkapkan serangan itu ditemukan pada Maret 2021, dan Akademi Pertahanan Inggris harus membangun kembali jaringan komputernya.

Stringer menambahkan bahwa dia tidak tahu apakah para pelaku atau negara-negara musuh bertanggung jawab atas serangan itu, tetapi kerusakan itu belum sepenuhnya terselesaikan setelah beberapa bulan.

Akademi Pertahanan Inggris yang berlokasi di Oxfordshire ini melatih 28.000 personel militer, diplomat, dan pegawai pemerintah setiap tahun, yang sebagian besar dilakukan secara online selama epidemi Corona.

Kerentanan sistem informasi Inggris terhadap serangan siber telah terungkap yang memicu kekhawatiran dari berbagai pihak, termasuk sekutunya. Para pejabat AS telah menyatakan keprihatinan tentang peningkatan dan kelanjutan serangan siber terhadap Inggris.(PH)

Tags