Jan 19, 2022 18:19 Asia/Jakarta
  • Menlu AS Antony Blinken
    Menlu AS Antony Blinken

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat mengklaim bahwa Rusia menimbun pasukan di perbatasan Ukraina, untuk mengambil keuntungan dari negara itu, dan menurutnya Moskow harus memilih salah satu, diplomasi atau konfrontasi.

Antony Blinken, Rabu (19/1/2022) dalam lawatan mendadaknya ke Kiev kembali menuduh Rusia berusaha melancarkan serangan militer ke Ukraina.
 
Menlu AS berharap dalam pertemuan hari Jumat dengan Menlu Rusia Sergei Lavorv, Washington dan Moskow akan dapat mempertahankan proses perdamaian dan diplomasinya terkait krisis Ukraina.
 
Dikutip TV Sky News, Antony Blinken menuturkan, "Rusia mengumpulkan pasukannya di perbatasan Ukraina, dan Presiden Vladimir Putin ingin memiliki kemampuan untuk melancarkan sebuah langkah permusuhan terhadap Ukraina."
 
Pada saat yang sama, Menlu AS dengan nada mengancam menegaskan, "Rusia harus memilih salah satu, diplomasi atau konfrontasi, karena konfrontasi akan membawa banyak dampak bagi Moskow, dan menciptakan keputusan untuk menyanksi Putin."
 
"Hari Jumat depan saya akan bertemu dengan Sergei Lavrov untuk mengetahui masalah diplomasi terkait Ukraina sudah sejauh mana. Presiden Joe Biden meminta saya untuk berkunjung ke Ukraina guna menegaskan dukungan AS atas negara ini," pungkasnya. 
 
AS menuduh Rusia menempatkan pasukannya di perbatasan Ukraina, padahal Washington sendiri sehari sebelumnya telah menambah bantuan dana militer untuk Ukraina sebesar 200 juta dolar. (HS)

Tags