Jan 26, 2022 17:37 Asia/Jakarta
  • Jubir Deplu AS, Ned Price
    Jubir Deplu AS, Ned Price

Juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menyebut kampanye tekanan maksimum pemerintah Presiden Donald Trump terhadap Iran, adalah sebuah kegagalan yang memalukan.

Ned Price, Selasa (25/1/2022) dalam konferensi persnya mengatakan, "Kenyataannya adalah pemerintah AS terdahulu menyisakan serangkaian opsi mengerikan untuk kami. Kampanye tekanan maksimum adalah sebuah kegagalan memalukan, dan bertolak belakang dengan semua yang dijanjikan."
 
Ia menambahkan, pemerintah Trump berjanji kebijakan tekanan maksimum atas Iran, akan membantu mencapai sebuah kesepakatan yang lebih baik dengan Iran, tapi janji itu tak terbukti.
 
Menurut Ned Price, kebijakan tekanan maksimum atas Iran, memberikan hasil yang sebaliknya. Trump berjanji kebijakan tekanan maksimum akan menghentikan program nuklir Iran, tapi yang terjadi adalah sebaliknya.
 
"Donald Trump juga berjanji penerapan kebijakan tekanan maksimum atas Republik Islam Iran akan mempersatukan masyarakat internasional untuk melawan Iran, kenyataannya tidak seperti itu, dan yang terjadi justru sebaliknya," imbuh Price.
 
Jubir Deplu AS menegaskan, "Berbeda dengan apa yang dijanjikan Trump, sekarang kami mewarisi sebuah program nuklir Iran yang tengah mengalami kemajuan, dan sebuah program nuklir Iran yang akan segera diverifikasi dan diawasi." (HS)

Tags