Mar 06, 2022 15:09 Asia/Jakarta
  • Twitter Blokir Akun Pendukung Putin

Twitter mengumumkan pemblokiran akun mereka yang mendukung tagar "Stand with Putin".

IRNA hari Minggu (6/3/2022) melaporkan, Twitter telah memblokir lebih dari 100 akun yang berulang kali memposting ulang tagar "Stand with Putin" (#IstandWithPutin) awal pekan ini di tengah berlanjutnya operasi militer Rusia di Ukraina.

Juru bicara Twitter mengatakan perusahaan masih menyelidiki orang-orang di balik akun tersebut.

Sejak Presiden Rusia Vladimir Putin meluncurkan operasi militer di Ukraina pada 24 Februari, platform teknologi utama AS dan perusahaan media sosial terkemuka, termasuk Facebook, Twitter, YouTube, dan Reddit, telah membatasi akses ke platform media pemerintah Rusia.

Sebagai tanggapan, Rusia memblokir akses ke Facebook dan Twitter.

Sebelumnya, atas permintaan Uni Eropa dan di bawah sanksi, Facebook dan Instagram memblokir akses global ke dua outlet media milik pemerintah Rusia, Russia Today dan Sputnik, sebagai tanggapan atas operasi militer Rusia di Ukraina.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan dimulainya operasi militer khusus di Donbass pada Kamis pagi (24/3/2022) menyusul permintaan dari pemimpin Donetsk dan Luhansk yang menyatakan diri merdeka dari Ukraina.(PH)

Tags