Mar 30, 2022 18:52 Asia/Jakarta
  • Juru bicara sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Stéphane Dujarric
    Juru bicara sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Stéphane Dujarric

Juru bicara sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Stéphane Dujarric menilai mengkhawatirkan dan berbahaya permintaan untuk menghapus Rusia dari Dewan HAM PBB.

Sebanyak delapan senator Demokrat dan 4 senator Republik Amerika Selasa (29/3/2022) seraya menyinggung serangan Rusia ke Ukraina serta korban perang ini, dalam suratnya kepada Dubes AS di PBB, Linda Thomas-Greenfield memintanya untuk mengajukan resolusi guna menghapus Rusia dari Dewan HAM PBB.

Dukungan terhadap Ukraina merupakan salah satu sedikit kasus yang disepakati kedua partai Amerika ini di DPR, dan sampai saat ini bantuan finansial kepada pemerintah Ukraina telah diratifikasi.

Rusia pada 24 Februari 2022 dan menyusul pengabaian kekhawatiran keamanan Moskow oleh Barat, serta dengan tujuan melucuti senjata Ukraina telah menyerang Kiev.

Menurut laporan ISNA Rabu (30/3/2022), jubir sekjen PBB mengatakan, ini sebuah permintaan dari salah satu negara anggota. Mereka yang menyusun undang-undang dan membentuk sebuah organisasi.

"Seperti yang telah kami katakan sebelumnya terkait Organisasi Pariwisata Dunia (OPD), kali ini kami kembali katakan bahwa masalah seperti ini berbahaya dan akan memicu kekhawatiran," ungkap Stéphane Dujarric.

Dewan Eksekutif Organisasi Pariwisata Dunia (OPD) 8 Maret lalu menggelar sidang pertamanya di Madrid membahas usulan penangguhan keanggotaan Rusia yang diajukan oleh Guatemala, Lithuania, Polandia, Slovania dan Ukraina. (MF)

 

Tags