Apr 28, 2022 17:28 Asia/Jakarta
  • gas Aljazair
    gas Aljazair

Pemerintah Aljazair mengumumkan, jika Spanyol tidak mematuhi kesepakatan ekspor gas, dan menjual gas ke Maroko, maka pasokan gas ke negara itu akan diputus.

Sejak pecahnya krisis di Ukraina, dan penerapan sanksi Amerika Serikat terhadap Rusia, Washington meminta negara-negara Eropa untuk menghentikan impor gas dari Rusia.

Pada saat yang sama, Aljazair sebagai negara pemasok 11 persen kebutuhan gas negara-negara Eropa, tidak bersedia meningkatkan ekspor gasnya ke Eropa.

Kementerian Energi dan Tambang Aljazair, Kamis (28/4/2022) mengumumkan, "Jika setiap volume gas yang diekspor Aljazair ke Spanyol, sampai ke tangan pihak-pihak yang tidak disebutkan dalam kesepakatan penjualan gas, maka ini merupakan pelanggaran kesepakatan, dan penyaluran gas ke Spanyol akan dihentikan."

Menanggapi keputusan ini, pemerintah Spanyol kepada Aljazair mengatakan, pihaknya bermaksud mengeluarkan izin ekspor ulang gas melalui jalur pipa gas Maroko dan Eropa, dan langkah ini akan dimulai dua hari ke depan.

Menyikapi krisis Ukraina, Aljazair mengambil sikap hati-hati, karena ingin tetap mempertahankan hubungan baiknya dengan Rusia, dan tidak mau bergabung dengan kubu Barat. (HS)

Tags