May 14, 2022 20:21 Asia/Jakarta
  • jet tempur Iran, Sukhoi Su-22
    jet tempur Iran, Sukhoi Su-22

Sebuah situs analisa militer Amerika Serikat menyoroti keberhasilan Iran dalam memelihara, dan meningkatkan kemampuan jet-jet tempurnya termasuk Phantom.

Situs www.19fortyfive.com, Sabtu (14/5/2022) mengunggah analisa seputar kemampuan para ahli Angkatan Udara Iran, dalam memelihara dan mereproduksi jet tempur F-4 Phantom, dan jet tempur lainnya.
 
"Kemampuan potensial Iran, dalam melancarkan serangan ke target dengan akurasi sangat tinggi, dengan bantuan senjata buatan dalam negeri, merupakan ancaman bagi rival-rivalnya," tulis situs AS ini.
 
Menurut media AS itu, sejak tergulingnya rezim Pahlavi, AS berhenti mengirim jet tempur F-4 ke Iran, namun AU Iran berhasil memelihara dengan baik jet-jet tempur ini, bahkan meningkatkan kemampuannya.
 
Situs 19FortyFive menambahkan, pada November 2020, Iran memamerkan bom-bom pintar berpemandu elektro-optik berbobot 900 kilogram, Ghased dalam latihan tahunan Modafean-e Aseman.
 
"Dinas intelijen pertahanan AS, harus menganggap armada jet tempur F-4 Iran sebagai sebuah peringatan bagi musuh," imbuhnya.
 
Selain itu, katanya, Iran juga dapat menggunakan pasukan proksi regional, dan kemampuan serangan udara terbatasnya untuk menyerang infrastruktur vital musuh.
 
Media AS ini menegaskan, Iran punya skuadron jet tempur semacam F-4 yang bisa digunakan untuk menyerang musuh, akan tetapi jet-jet tempur ini lebih rentan jika dibandingkan dengan jet-jet yang lebih baru.
 
Namun kombinasi jet tempur F-4 Phantom, dengan jet tempur F-14 dan MiG yang merupakan pilar utama Angkatan Udara Iran, tidak boleh diremehkan, apalagi baru-baru ini Korps Garda Revolusi Islam Iran, IRGC berhasil mereproduksi puluhan unit jet tempur Sukhoi Su-22 yang siap dioperasikan. (HS)

Tags