May 16, 2022 12:01 Asia/Jakarta
  • Serbia Tolak Ikuti Sanksi Barat terhadap Rusia, Ini Sebabnya

Presiden Serbia menyatakan negaranya tidak akan bergabung dengan kampanye sanksi Barat terhadap Rusia.

Presiden Serbia, Aleksandar Vučić hari Minggu (15/5/2022) mengatakan, "Beograd menunjukkan kemerdekaannya dengan tidak bergabung bersama barisan sanksi terhadap Rusia."

Presiden Serbia sebelumnya menegaskan bahwa Serbia sebagai negara merdeka, yang tidak akan mengikuti tuntutan Barat untuk mendukung sanksi terhadap Rusia.

"Beograd juga tidak membutuhkan blok militer NATO pimpinan AS, karena tentara Serbia kuat dan tidak akan melupakan pengeboman 1999," ujarnya.

Sekitar 2.500 orang tewas dalam serangan udara NATO di Serbia tahun 1999, ketika masih menjadi bagian dari Yugoslavia. Tragedi yang terjadi antara 24 Maret hingga 10 Juni 1999 ini meninggalkan kenangan getir yang tak terlupakan bagi masyarakat Serbia.

Pemboman udara Yugoslavia terjadi tanpa persetujuan Dewan Keamanan PBB, dan dengan keputusan Jenderal AS Wesley Clark, serta perintah Sekretaris Jenderal NATO Javier Solana saat itu.(PH)

Tags