May 25, 2022 20:41 Asia/Jakarta
  • Alexander Novak, Deputi PM Rusia
    Alexander Novak, Deputi PM Rusia

Deputi Perdana Menteri Rusia mengatakan, meski berada di tengah tekanan sanksi Amerika Serikat, Moskow sedang berusaha memperkuat hubungan dagang dengan Iran, yang dapat memperkuat ekonomi dua negara.

Alexander Novak, Rabu (25/5/2022) menuturkan, Rusia dan Iran saat ini sedang berhadapan dengan sanksi-sanksi keras AS, akan tetapi Rusia tetap berusaha memperkuat hubungan dagang dengan Iran.
 
Ia menambahkan, "Meski Rusia mengalami tekanan luar biasa, namun tetap berada di jalur untuk meningkatkan kerja sama dagang, ekonomi, logistik, keuangan dan perbankan. Neraca perdagangan Rusia dan Iran dalam tiga bulan pertama tahun 2022 meningkat lebih dari 10 persen."
 
Neraca perdagangan Rusia dan Iran pada tahun 2021 meningkat 81 persen, dan mencatat rekor dengan menyentuh angka 3,3 miliar dolar, akan tetapi Presiden Iran menganggapnya masih belum bisa diterima, dan ia berjanji akan meningkatkannya hingga 10 miliar dolar.
 
"Kami siap untuk melanjutkan proyek-proyek yang tertunda, dan memulai proyek-proyek baru, termasuk pengembangan reaktor nuklir Bushehr buatan Rusia," pungkasnya. (HS)

Tags