May 27, 2022 19:36 Asia/Jakarta
  • Menlu Inggris Liz Truss
    Menlu Inggris Liz Truss

Menteri Luar Negeri Inggris menolak usul baru kesepakatan damai antara Rusia dan Ukraina. Menurutnya, kekerasan Rusia tidak boleh dibalas dengan toleransi.

Liz Truss, Kamis (26/5/2022) seperti dikutip Sputnik menyebut usulan terbaru terkait kesepakatan damai antara Rusia dan Ukraina sebagai toleransi dan kemunduran.
 
Di pertemuan Forum Ekonomi Dunia di Davos, Liz Truss menuturkan, "Kekerasan Rusia tidak boleh dijawab dengan toleransi. Kita tidak boleh membiarkan perang di Ukraina, berlarut-larut dan menambah penderitaan."
 
Menlu Inggris menambahkan, "Kita harus berusaha untuk mempertahankan keunggulan Ukraina, melalui bantuan militer dan sanksi keras terhadap Rusia. Sekarang bukan waktunya untuk menarik kaki kita dari pedal gas."
 
Liz Truss yang dalam statemennya mendesak peningkatan sanksi terhadap Rusia, pada saat yang sama menuduh Moskow memanfaatkan kelaparan sebagai senjata.
 
"Rusia berusaha memeras seluruh negara dunia, dan kita tidak boleh membiarkannya berhasil," tegas Menlu Inggris.
 
Juru bicara pemerintah Rusia, Dmitry Peskov sebelumnya mengatakan bahwa sanksi Barat adalah faktor pemicu krisis pada rantai pangan dunia. (HS)

Tags