May 28, 2022 16:27 Asia/Jakarta
  • Menlu Turki dan rezim Zionis Israel
    Menlu Turki dan rezim Zionis Israel

Turki dilaporkan berusaha memulihkan hubungannya dengan rezim Zionis Israel.

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan senantiasa mengklaim mendukung bangsa Palestina melawan penjajahan dan kejahatan rezim Zionis Israel.

Turki di tahun 1949 mengakui secara resmi rezim Zionis Israel, dan sejak saat itu dimulai hubungan dekat kedua pihak di bidang ekonomi dan militer. Tapi dukungan terhadap Palestina ini sekedar lisan, dan Turki serta rezim Zionis menggelar banyak perundingan rahasia di kurun waktu tersebut. Sebelumnya Presiden Israel, Isaac Herzog berkunjung ke Ankara atas undangan resmi Erdogan. Kunjungan tersebut menuai protes luas dari warga Turki.

Menurut laporan ISNA, Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Chavusoglu di jumpa pers bersama sejawatnya dari Uni Emirat Arab (UEA), Abdullah bin Zayed seraya mengisyaratkan bahwa kunjungannya ke bumi Palestina pendudukan bermanfaat mengatakan, "Turki bertekad melanjutkan dialog dengan rezim Zionis, dan perbedaan pandangan tidak seharusnya menjadi faktor pemutusan hubungan."

Dalam upayanya memulihkan hubungan dengan rezim Zionis, Turki menyatakan, ekspor negara ini ke Israel bulan lalu di banding dengan bulan April 2021 naik sebesar 33,6 persen, dan senilai 711,200 juta dolar. Angka ini di banding dengan waktu serupa di tahun 2021 menunjukkan naik sebesar 178,805 juta dolar. (MF)

 

Tags