Jun 13, 2022 14:39 Asia/Jakarta
  • Jurnalis Aljazeera Shireen Abu Akleh
    Jurnalis Aljazeera Shireen Abu Akleh

Kantor surat kabar Washington Post di al-Quds yang diduduki telah membantah klaim rezim Zionis Israel bahwa mereka dibebaskan dari keterlibatan dalam pembunuhan jurnalis Palestina Aljazeera Shireen Abu Akleh.

Pada 11 Mei, tentara Zionis Israel menembak jurnalis Aljazeera yang bertugas di Palestina Shireen Abu Akleh bersama Ali al-Samudi, produser televisi Aljazeera di kota Jenin yang terletak di utara Tepi Barat. Dalam aksi penembakan yang dilakukan dari jarak 100 hingga 150 meter itu, jurnalis Shireen Abu Aqla gugur syahid dan produser Ali al-Samudi terluka.

Menyusul tindakan brutal ini, pihak Zionis Israel mengklaim bahwa pengunjuk rasa Palestina telah menembak reporter tersebut.

Kantor Surat Kabar The Washington Post

Namun, bukti menunjukkan bahwa Abu Akleh gugur syahid oleh penembak jitu profesional yang ditembakkan oleh tentara rezim Zionis.

Menurut laporan FNA mengutip Aljazeera, kantor surat kabar Washington Post di al-Quds yang diduduki mengkonfirmasikan penyelidikan media Amerika ini atas kematian jurnalis Aljazeera Shireen Abu Akleh di Palestina Pendudukan.

Menurut Washington Post, asumsi bahwa Shireen Abu Akleh gugur syahid ditembak oleh seorang Palestina atau dalam baku tembak antara Zionis dan Palestina dalam peristiwa itu telah ditolak.

Kantor Washington Post di al-Quds yang diduduki menekankan, "Semua bukti menunjukkan bahwa semua sikap pihak Zionis Israel tentang cara kesyahidan Abu Akleh tidak benar."(sl)

Tags