Jun 17, 2022 19:12 Asia/Jakarta
  • Donbass
    Donbass

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut kondisi kemanusiaan di Donbass sangat mengkhawatirkan.

Rusia pada 24 Februari lalu menyerang Ukraina atas permintaan pejabat Donestk dan Luhansk di Ukraina Timur serta untuk melucuti senjata negara ini.

Sejak saat itu, Amerika Serikat dan sejumlah negara Eropa dengan mengirim senjata ringan dan berat ke Ukraina serta dukungan politik dan media, berusaha mengobarkan perang di Ukraina dan mempertahankan konflik ini.

Duta Besar Rusia di PBB, Vasily Nebenzya hari Rabu (15/6/2022) seraya mengkritik ketidakpedulian media Barat atas pemboman wilayah sipil oleh Ukraina, menyebut ketidakpedulian ini sangat memalukan.

Menurut laporan AFP, PBB Jumat (17/6/2022) mengumumkan, setelah empat bulan dari serangan Rusia ke Ukraina, kondisi kemanusiaan di negara ini sangat mengkhawatirkan, karena konflik antara militer Ukraina dan Rusia meningkat tajam di wilayah timur negara ini.

Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA) di statemennya mengingatkan, "Kondisi kemanusiaan di seluruh Ukraina, khususnya di timur Donbass sangat mengkhawatirkan dan semakin parah."

Perang di Ukraina memasuki bulan keempat dan bentrokan dilaporkan masih terus berlanjut. (MF)

 

Tags