Jun 21, 2022 16:49 Asia/Jakarta
  • Redaktur majalah Forbes, Steve Forbes
    Redaktur majalah Forbes, Steve Forbes

Redaktur majalah ekonomi Forbes, memperingatkan kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat menaikan tingkat suku bunga, dan semakin miskinnya rakyat AS, karena kebijakan pemerintah dalam mengatasi inflasi.

Steve Forbes, Senin (20/6/2022) seperti dikutip Newsweek mengatakan bahwa kenaikan tingkat suku bunga yang dilakukan Bank Sentral AS, dapat menciptakan kerugian besar bagi konsumen.

Ia menambahkan, kebijakan mengatasi inflasi yang diambil pemerintah Presiden AS Joe Biden akan menyebabkan rakyat negara ini miskin, dampaknya akan terlihat setelah Bank Sentral menaikan suku bunga.

Minggu lalu Bank Sentral AS, Federal Reserve mengumumkan kenaikan suku bunga tertinggi dalam 28 tahun terakhir untuk mengendalikan tingkat inflasi yang tinggi di negara itu.

Menurut The Fed, langkah itu diambil untuk mencegah masyarakat AS membelanjakan uang terutama untuk membeli barang-barang dengan harga mahal seperti rumah, dan untuk menurunkan permintaan, sehingga harga diperkirakan akan turun.

Akan tetapi Steve Forbes mengatakan, kebijakan Bank Sentral AS menaikan suku bunga justru akan berdampak parah pada para konsumen.

"Kita bicara terus terang saja, ketika mereka berusaha memperlambat ekonomi, itu berarti membuat masyarakat miskin, daripada menghukum ekonomi AS dengan suku bunga tinggi, The Fed sebaiknya fokus pada upaya menstabilkan nilai tukar dolar," ujarnya.

Forbes menegaskan, "Hal buruk sedang terjadi, ketika Anda harus membayar dua kali lipat untuk bahan bakar di musim dingin nanti, demi menghangatkan rumah Anda, maka itu akan menjadi bencana."

Newsweek menjelaskan, tujuh dari 10 ekonom Amerika Serikat meyakini bahwa resesi ekonomi akan terjadi di negara ini tahun depan. (HS)

Tags