Jun 26, 2022 13:59 Asia/Jakarta
  • Emas
    Emas

Seorang pejabat terpercaya menyatakan, Presiden AS Joe Biden dan anggota G-7 berencana mencapai kesepakatan terkait larangan impor emas dari Rusia.

Menurut laporan IRNA, Amerika menekan sekutunya dan dengan dalih mengurangi pendapatan Rusia, menjatuhkan sanksi ekonomi cepat dan efektif terhadap Moskow.

Seorang staf Kementerian Keuangan AS mengatakan, kesepakatan ini akan diambil hari Selasa dan selama kunjungan Biden ke Eropa.

Sanksi Barat terhadap Rusia sampai saat ini secara langsung tidak menarget emas negara ini, tapi banyak bank, perusahaan transportasi dan kilang minyak setelah konflik di Ukraina mulai menghentikan pembelian logam dari Rusia.

Emas merupakan aset sangat penting bagi Bank Sentral Rusia yang telah dilarang mengakses beberapa asetnya di luar Rusia karena sanksi Barat.

Saham perusahaan pertambangan emas Rusia yang berdagang di luar negeri telah jatuh tahun ini karena masalah seperti penjualan emas dan membayar kembali pinjaman ke bank yang terkena sanksi.

Rusia setiap tahun menghasilkan sekitar 10 persen emas dunia. Cadangan emas negara ini sejak bergabungnya Crimea ke Rusia di tahun 2014 meningkat tiga kali lipat.

Presiden Rusia, Vladimir Putin pada 21 Februari lalu seraya mengkritik ketidakpedulian Barat atas kekhawatiran keamanan Moskow, mengakui secara resmi kemerdekaan Donetsk dan Luhansk di wilayah Donbass.

Tiga hari kemudian, Putin mengumumkan serangan militer ke Ukraina. Konflik di Ukraina dan respon atas aksi Rusia masih terus berlanjut. (MF)

 

Tags