Jun 26, 2022 14:00 Asia/Jakarta
  • Rudal Nuklir
    Rudal Nuklir

Berbagai media melaporkan kontrak senilai 12 miliar dolar Pentagon untuk memodernisasi rudal nuklir Amerika Serikat.

Seperti dilaporkan Sputnik, menurut kontrak ini, perusahaan BAE Systems akan memperkuat sistem rudal balistik antarbenua (ICBM) Washington dan menyediakan pelayanan profesional berkaitan dengan operasinya.

Kementerian Pertahanan AS (Pentagon) tidak memberikan perincian lebih banyak mengenai esensi sistem BAE terhadap ICBM yang mampu membawa hulu ledak nuklir.

Meski demikian Pentagon mengingatkan bahwa mayoritas pekerjaan ini akan dilakukan di pusat senjata nuklir angkatan udara Amerika di pangkalan AU Hill di Utah.

Ini termasuk kontrak terbesar Pentagon di tahun ini di sela-sela pemangkasan bujet pertahanan.

Medernisasi arsenal nuklir Amerika dilakukan setiap tahun. Menteri Energi Amerika tahun lalu mengkonfirmasi modernisasi arsenal nuklir negara ini sebagai faktor pertahanan menghadapi negara lain.

Di tahun 2019, jumlah hulu ledak nuklir Amerika mencapai lebih dari 6.100 buah dan hampir 2.300nya telah dikumpulkan dan menunggu kehancuran. Sementara 3.800 lainnya masih tetap aktif.

Pemerintah Joe Biden di bujet pertahanan tahun fiskal 2023 mengajukan dana sebesar 7,2 miliar dolar untuk rudal jarak jauh termasuk rudal hipersonik. (MF)

 

Tags