Jun 28, 2022 10:25 Asia/Jakarta
  • Tor Wennesland
    Tor Wennesland

Koordinator Khusus PBB untuk Proses Perdamaian Timur Tengah menyerukan dihentikannya kekerasan di bumi Palestina pendudukan.

Selama beberapa bulan terakhir kejahatan militer dan pemukim Zionis terhadap warga Palestina meningkat drastis. Akibat kejahatan ini, puluhan warga Palestina gugur syahid, dan ratusan lainnya terluka.

Menurut laporan IRNA, Tor Wennesland Senin (27/6/2022) menyampaikan kekhawatirannya kepada Dewan Keamanan PBB terkait kekerasan yang terjadi selama beberapa bulan lalu di Tepi Barat Sungai Jordan termasuk Baitul Maqdis.

Ia mengingatkan bahwa eskalasi kekerasan verbal dan aksi provokatif meningkat drastis.

Lebih lanjut Wennesland mengaku khawatir atas berlanjutnya kekerasan terhadap warga sipil. Kekerasan harus dihentikan dan seluruh pelakukan harus dimintai pertanggungjawaban, tegasnya.

Mayoritas kelompok dan faksi Palestina selama beberapa pekan terakhir menyeru partisipasi luas warga untuk hadir di Masjid al-Aqsa dan menunaikan shalat berjamaah dengan slogan "Hadiah Kehormatan".

Seruan ini menekankan pentingnya terus meluasnya kehadiran jamaah shalat dan seraya menegaskan urgensi menjaga kehormatan Masjid al-Aqsa, ditekankan perlunya kehadiran permanen muslimin di kompleks tempat suci ini.

Kampanye "Fajar Besar" untuk pertama kalinya dimulai dari Masjid Ibrahim di kota al-Khalil pada November 2020 dengan tujuan melawan ancaman Zionis terhadap masjid ini, penyerbuan berulang tentara penjajah dan pemukim Zionis untuk mengubah identitas bersejarah tempat ini serta yahudisasinya melalui penyelenggaraan ritual Talmud. (MF)

 

Tags