Jun 30, 2022 13:32 Asia/Jakarta
  • Harga Minyak
    Harga Minyak

Pasar minyak menunjukkan kenaikan selama empat hari berturut-turut karena adanya kekhawatiran kelangkaan pasokan dan harga minyak perbarel mencapai 119 dolar.

Menurut laporan FNA mengutip Reuters, harga minyak Brent hari Rabu (29/6/2022) naik 1,25 dolar menjadi 119,23 dolar dan setiap barep minyak mentah Amerika naik 1,16 dolar dan mencapai 112,92 dolar.

Kekhawatiran mengenai pasokan karena embargo Barat terhadap Rusia telah melampaui kekhawatiran tentang permintaan yang lesu karena kemungkinan resesi di masa depan.

Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA), dua negara di OPEC yang sepertinya memiliki kapasitas utuk menutupi kekurangan minyak Rusia. Presiden Prancis Emmanuel Macron pekan ini mengatakan, kedua produsen minyak ini akan mengalami kesulitan meningkatkan produksi lebih lanjut.

CEO Nissan Securities, Hiroyuki Kikukawa mengatakan, "Para investor sudah mengharapkan kenaikan harga, karena meyakini bahwa Arab Saudi dan UEA tidak akan mampu meningkatkan produksinya untuk memenuhi permintaan."

Di sisi lain, para pengamat memperingatkan, instabilitas di Ekuador dan Libya dapat memperparah kelangkaan pasokan.

Sementara itu, CEO Shell, Ben van Beurden menyatakan, kapasitas surplus minyak sangat sedikit dan tidak mungkin mengganti seluruh kapasitas gas Rusia melalui jalur pipa dengan LNG.

Pasokan gas Rusia ke Eropa melalui pipa telah menurun karena pemeliharaan pipa Nord Stream 1, memaksa pembeli Eropa untuk mengimpor gas alam cair (LNG) dan meningkatkan kekhawatiran tentang pasokan pra-puncak permintaan musim dingin tahun ini. (MF)

 

Tags