Jul 05, 2022 02:30 Asia/Jakarta
  • Menlu Turki Mevlut Cavusoglu
    Menlu Turki Mevlut Cavusoglu

Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu mengonfirmasi dimulainya proses penunjukan duta besar negara ini di Rezim Zionis Israel.

Turki di tahun 1949 mengakui secara resmi Rezim Ilegal Israel dan sejak saat itu, dimulai hubungan dekat kedua pihak di bidang ekonomi dan militer.

Ankara senantiasa mengklaim mendukung bangsa Palestina dalam melawan penjajah dan kejahatan Rezim Zionis Israel. Tapi dukungan ini sekedar ucapan serta Turki dan Rezim Zionis memiliki banyak perundingan rahasia di semua bidang.

Sebelumnya Presiden Rezim Ilegal Israel, Isaac Herzog atas undangan resmi Presiden Recep Tayyip Erdogan berkunjung ke Turki dan kunjungan ini memicu protes rakyat Turki.

Menurut laporan Tasnim News, Cavusoglu juga mengatakan, pekan ini dirinya akan melakukan pertemuan dengan pihak Israel terkait penerbangan sipil.

Menlu Turki lebih lanjut menambahkan, perubahan kabinet di Tel Aviv tidak berdampak negatif di hubungan kami.

Ekspor Turki ke Israel selama triwulan pertama tahun 2022 mencapai 1,8 miliar dolar. Nilai ekspor dari Turki ke Israel selama kurun waktu serupa di tahun lalu belum pernah terjadi sebelumnya.

Ekspor Turki ke Rezim Zionis di sektor industri baja, kimia, otomotif, pakaian, furnitur, kertas, produk hutan, listrik dan elektronik, semen, keramik dan kaca, besi, industri besi dan logam non-besi, serta perhiasan. (MF)

 

Tags