Jul 06, 2022 18:48 Asia/Jakarta
  • Presiden Swiss Ignazio Cassis
    Presiden Swiss Ignazio Cassis

Presiden Swiss memperingatkan dampak-dampak negatif penyerahan aset warga Rusia yang selama ini dibekukan, untuk merekonstruksi Ukraina.

Ignazio Cassis, Rabu (6/7/2022) seperti dikutip kantor berita TASS, memperingatkan masyarakat internasional terkait konsekuensi negatif keputusan mengambil alih aset Rusia yang dibekukan untuk Ukraina.
 
"Berdasarkan undang-undang yang dipakai sebagian besar negara demokratis, kita memang bisa membekukan aset, dan tindakan ini dilakukan karena kita tahu asal usul aset tersebut," katanya.
 
Presiden Swiss menambahkan, tuduhan-tuduhan bahwa uang ini punya kaitan dengan perang Ukraina, dan merupakan langkah hukuman, harus ditangani.
 
Cassis menegaskan, "Hak kepemilikan adalah salah satu hak asasi, dan termasuk ke dalam hak asasi manusia."
 
Pemerintah Swiss sejak bulan Mei 2022 lalu telah membekukan aset dan kekayaan orang-orang kaya serta bepengaruh Rusia, senilai sekitar 6,5 miliar dolar.
 
Sebelumnya Perdana Menteri Ukraina dalam pertemuan yang membahas rekonstruksi negaranya pasca-perang, mengatakan biaya rekonstruksi ini mencapai 750 miliar dolar. (HS)

Tags