Jul 13, 2022 19:45 Asia/Jakarta
  • Deputi pertama Utusan tetap Rusia di PBB Dmitry Polyanskiy
    Deputi pertama Utusan tetap Rusia di PBB Dmitry Polyanskiy

Deputi pertama Utusan tetap Rusia di PBB mendesak Amerika Serikat untuk mengakui juga keterlibatannya dalam kudeta di Ukraina tahun 2014 silam.

Dmitry Polyanskiy, Rabu (13/7/2022) menanggapi pengakuan mantan Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat, John Bolton tentang keterlibatan Washington dalam kudeta di beberapa negara dunia.

"Sekarang kita menunggu pengakuan AS terkait keterlibatannya dalam kudeta di Ukraina, pada tahun 2014 lalu," kata Polyanskiy.

AS dan sejumlah negara Eropa mendukung penggulingan pemerintahan Viktor Yanukovych, Presiden Ukraina kala itu, sampai ia melarikan diri ke Rusia, dan menaikan pemerintahan pro-Barat di Ukraina.

Merespon konstelasi politik tersebut, masyarakat di Semenanjung Krimea menggelar referendum untuk memisahkan diri dari Ukraina.

Di sisi lain, pemerintah pro-Barat di Ukraina, kerap melakukan aksi kekerasan terhadap warga bagian timur negara itu karena mereka keturunan Rusia, sehingga berujung dengan pengumuman otonomi Republik Luhansk dan Donetsk. (HS)

Tags