Jul 26, 2022 18:45 Asia/Jakarta
  • dolar AS
    dolar AS

Ketua Majelis Rendah Parlemen Rusia, Duma mengatakan proses dedolarisasi sudah bergulir, dan tidak ada jalan untuk menghentikannya.

Vyacheslav Volodin, Selasa (26/7/2022) menyebut lima alasan mengapa mata uang nasional Amerika Serikat melemah, dan menegaskan bahwa dolar AS sama sekali tidak memiliki dukungan komoditas dan sumber nyata.

Ia menambahkan, setelah Amerika Serikat keluar dari Perjanjian Bretton Woods, maka sejak saat itu dolar tidak lagi bergantung pada nilai emas.

Menurut pejabat Rusia ini, sebagaimana juga AS tidak mematuhi aturan apa pun, maka utang raksasa nasional AS dan kejatuhan luar biasa pemerintah Presiden Joe Biden tak terelakan.

Kedua Duma Rusia, Vyacheslav Volodin meyakini bahwa mata uang AS, lebih banyak digunakan sebagai instrumen dalam konflik politik.

"Sanksi-sanksi ilegal, pembatasan-pembatasan dalam proses pembayaran, dan pencurian cadangan asing, semuanya tidak memberi keyakinan pada negara-negara dunia bahwa mata uang mereka aman," imbuhnya.

Alasan lain melemahnya dolar adalah perubahan geopolitik, secara khusus Volodin mengingatkan bahwa ada desakan untuk mewujudkan multilateralisme di dunia, sehingga menuntut alternatif pengganti dolar.

Ketua Duma Rusia menambahkan, melemahnya dolar juga disebabkan oleh ketidakinginan Amerika Serikat untuk menerima kesalahan-kesalahannya dan berupaya memperbaikinya.

Alasan kelima melemahnya dolar AS, menurut pandangan Volodin adalah substansi sejarah, terdapat model khusus bahwa setiap mata uang hanya berusia sekitar 100 tahun. (HS)

Tags