Aug 07, 2022 12:10 Asia/Jakarta
  • Rusia: Kami Tolak Prasyarat Memulai Negosiasi New START

Perwakilan Rusia pada konferensi peninjauan Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT) mengatakan Moskow belum menerima proposal khusus dari Washington untuk melanjutkan pembicaraan pengendalian senjata tentang perjanjian yang akan menggantikan New START pada 2026.

Bonnie Jenkins, Asisten Menteri Luar Negeri AS Urusan Pengendalian Senjata dan Keamanan internasional baru-baru ini mengatakan bahwa Washington mengetahui tenggat waktu hampir habis dan akan mencari pembicaraan pengendalian senjata dengan Rusia untuk mengamankan kesepakatan pengganti New START pada 2026.

Presiden AS Joe Biden menjelang konferensi peninjauan Traktat NPT mengumumkan bahwa pemerintahannya siap untuk segera merundingkan kerangka kontrol senjata baru untuk menggantikan perjanjian New START, jika Rusia menunjukkan kesiapannya untuk melanjutkan kerja sama mengenai kontrol senjata nuklir dengan Amerika Serikat.

Menurut Sputnik, Andrey Belousov, Wakil Delegasi Rusia pada Konferensi Peninjauan Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT) ke-10, hari Sabtu (6/8/2022) kepada wartawan mengatakan,"Kesiapan nyata untuk melanjutkan dialog dengan Rusia harus didukung oleh proposal spesifik, sinyal spesifik, yang sejauh ini belum diterima Moskow dan hanya melihat pernyataan deklaratif semata,".

"Tidak ada prasyarat dari Washington untuk dimulainya kembali pembicaraan bilateral tentang stabilitas strategis dan kontrol senjata dengan Rusia yang dapat diterima Moskow," ujar Belousov.

Berdasarkan Perjanjian Pengurangan Senjata Strategis antara Rusia dan Amerika Serikat (New START), kedua negara dibatasi untuk memiliki maksimum 700 rudal balistik antarbenua, rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam, dan pesawat pengebom berat.(PH)

Tags