Aug 07, 2022 18:16 Asia/Jakarta
  • Taliban Larang Peringatan Asyura di Mazar-i-Sharif

Pemerintah Taliban memberlakukan pembatasan baru bagi penganut Syiah di provinsi utara Balkh, terutama ibu kota provinsi ini, Mazar-i-Sharif, yang bertentangan dengan janjinya memberikan kebebasan menjalankan ritual agamanya kepada orang-orang Syiah.

Kantor berita Afghanistan, AVA melaporkan, Juru Bicara Kepolisian Balkh, Mohammad Asif Waziri hari Minggu (7/8/2022) mengatakan, "Berdasarkan instruksi kementerian dalam negeri dan ketertiban umum, pertemuan umum dilarang pada hari Asyura dan hanya bisa menggelar acara berkabung di masjid dan takaya. Larangan ini juga mencakup larangan mengunjungi Rouzeh Sharif yang dinisbatkan dengan Imam Ali di pusat Mazar-i-Sharif,".

Meskipun Taliban menyatakan masalah keamanan sebagai alasan keputusan ini, yang jelas  sebagian besar serangan terhadap komunitas Syiah telah dilakukan di masjid-masjid yang meningkat sejak kelompok ini memgang kendali kekuasaan di Afghanistan.

Setiap tahun Rouzeh Sharif menjadi tempat peringatan Asyura di kota Mazar-i-Sharif yang dihadiri ratusan ribu orang, tapi Taliban melarangnya tahun ini.(PH)

Tags