Aug 15, 2022 20:10 Asia/Jakarta
  • Donald Trump
    Donald Trump

Mantan presiden AS, Donald Trump meminta pengadilan federal Amerika dan FBI mengembalikan dokumen yang disita saat penyerbuan ke tempat peristirahatan dan rumahnya di Florida.

Polisi Federal AS (FBI) Senin pekan lalu menyerbu istana Trump di Florida dan menyita 20 kotak termasuk 11 dokumen rahasia dan super rahasia.

Menurut laporan Independent Senin (15/8/2022), Trump seraya merilis pernyataan di jejaring sosial Truth Social, merespon berita Fox News di hari Sabtu. Di berita ini disebutkan bahwa FBI memberi tahu Grup Trump, sejumlah dokumen yang disita dalam penyerbuan ini mencakup larangan pengungkapan komunikasi rahasia antara klien dan jaksa.

Departemen Kehakiman AS tidak mengumumkan masalah ini secara transparan, dan hanya ada statemen singkat Jaksa Agung Merrick Garland yang dikatakan kepada wartawaan pekan lalu, tidak ada pernyataan mengenai penyidikan.

Cuitan Trump hari Minggu menyebutkan, "Oh betapa hebatnya! Baru saja dilaporkan bahwa FBI mengambil kotak-kotak informasi rahasia "jaksa-klien" serta materi "eksekutif" yang diklasifikasikan dalam serangan Mar-a-Lago yang sekarang terkenal; Sementara mereka tahu mereka seharusnya tidak melakukan ini. Dengan menerbitkan ini di Truth, saya dengan hormat meminta Anda segera mengembalikan dokumen-dokumen ini ke tempat Anda mengambilnya. Terima kasih !" (MF)

 

Tags