Aug 15, 2022 20:32 Asia/Jakarta
  • Mikhail Ulyanov
    Mikhail Ulyanov

Wakil tetap Rusia di organisasi-organisasi internasional di Wina, Mikhail Ulyanov menekankan, Rusia tidak akan pernah menjadi penghalang perundingan Wina untuk pencabutan sanksi.

Babak baru perundingan dengan fokus pencabutan sanksi zalim dan ilegal terhadap Iran yang dimulai sejak hari Kamis (4/8/2022) di Wina berakhir Senin (8/8/2022).

Sebagian besar negara yang berpartisipasi dalam pembicaraan Wina, dengan fokus pada pencabutan sanksi yang menindas dan ilegal terhadap Iran, menginginkan penyelesaian negosiasi yang lebih cepat, tetapi mencapai kesepakatan akhir sedang menunggu keputusan politik Amerika Serikat mengenai beberapa isu yang tersisa, penting dan kunci.

Seperti dilaporkan FNA, Mikhail Ulyanov menyatakan, negaranya tidak akan menjadi penghalang pencapaian kesepakatan di perundingan ini, dan tidak akan pernah.

Perundingan dengan fokus pencabutan sanksi zalim dan ilegal terhadap Iran mengalami kemajuan berkat inisiatif tim juru runding Iran, tapi kelambanan pemerintah Joe Biden untuk mengompensasi langkah ilegal pemerintah Amerika sebelumnya dan berlanjutnya kampanye represi maksimum memunculkan keraguan terkait keseriusan negara ini untuk kembali ke JCPOA dan semakin berlarut-larutnya proses perundingan.

Iran – sebagai negara yang bertanggung jawab – berulang kali menekankan bahwa karena AS adalah pihak yang melanggar kesepakatan nuklir, maka negara itu harus kembali bergabung dengan mencabut sanksi, dan pencabutan ini harus dapat diverifikasi oleh Tehran. (MF)

 

Tags