Aug 16, 2022 18:59 Asia/Jakarta
  • Donald Trump
    Donald Trump

Mantan presiden AS, Donald Trump menyebut penarikan militer negara ini dari Afghanistan tergesa-gesa dan memalukan.

Milisi Taliban pada 15 Agustus 2021 kembali mengambil kekuasaan di Afghanistan.

Proses penarikan pasukan Amerika dan sekutunya dari Afghanistan dimulai setelah Februari 2020, yakni ketika dicapai kesepakatan antara AS dan Taliban.

Menurut laporan FNA Selasa (16/8/2022), Trump mengatakan bahwa negaranya dipermalukan dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya karena keputusan rekannya saat ini "Joe Biden" yang tergesa-gesa dan tidak direncanakan untuk meninggalkan Afghanistan.

Trump di statemennya memperingati penarikan pasukan AS dari Afghanistan mengungkapkan bahwa setelah Biden menginstruksikan keluar dari Afghanistan, militer Amerika meninggalkan 85 miliar senjata terbaik dunia di negara ini.

Menurut statemen Trump, tragedi yang terjadi satu tahun lalu di Afghanistan adalah peristiwa paling memalukan dalam sejarah Amerika Serikat. Donald Trump mengatakan, "Saya tidak berbicara mengenai prinsip keluar dari Afghanistan, karena bagaimana pun juga saya adalah pihak yang mengurangi pasukan Amerika di Afgahnistan sebanyak 2000 personil, dan mempersiapkan penarikan pasukan kami dari negara tersebut, tapi yang saya bicarakan adalah mekanisme penarikan."

Amerika Serikat dan negara anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) di tahun 2001 dengan dalih membalas serangan 11 September 2001 di Amerika, menyerang Afghanistan dan sejak saat itu, kehadiran militer dan penjajahan mereka di Afghanistan terus berlanjut.

Penarikan kontroversial pasukan Amerika dari Afghanistan tahun lalu sejak awal menuai kritikan akan upaya Amerika untuk memaksakan nilai-nilai dan gaya hidup Barat kepada negara lain. (MF)

 

Tags