Sep 01, 2022 20:58 Asia/Jakarta
  • Presiden Prancis Emmanuel Macron
    Presiden Prancis Emmanuel Macron

Presiden Prancis, Emmanuel Macron mengaku optimis bahwa dalam beberapa hari mendatang akan dicapai kesepakatan dengan Iran terkait perundingan pencabutan sanksi dan JCPOA.

Babak baru perundingan pencabutan sanksi Iran setelah terhenti selama lima bulan, dimulai kembali pada 4 Agustus di Wina dan berakhir pada 8 Agustus dengan kembalinya delegasi juru runding ke negara masing-masing.

Penyelenggaraan babak perundingan ini tercapai setelah kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa kepada Koran Financial Times mengklaim, paket usulan baru telah diletakkan di atas meja yang mencakup mekanisme baru soal pencabutan sanksi dan langkah-langkah nuklir Iran.

Seperti dilaporkan Reuters, Emmanuel Macron Kamis (1/9/2022) dalam sebuah pidatonya di depan para dubes negara ini di negara lain mengatakan, "Kami optimis kesepakatan untuk menghidupkan kembali JCPOA dapat diraih dalam beberapa hari mendatang."

Republik Islam Iran 16 Agustus telah mengirim pandangan dan permintaannya terkait usulan Uni Eropa soal perundingan pencabutan sanksi, dan Amerika setelah satu pekan mengirimkan pandangannya kepada Uni Eropa.

Delegasi Iran menekankan bahwa keharusan untuk mencapai kesepakatan adalah kelanggengan pencabutan sanksi dan ada jaminan. Selain itu, hal ini tidak boleh dijadikan alat untuk menekan Iran di masa mendantang. Iran menegaskan ingin meraih sebuah kesepakatan yang mengijinkan negara ini mendapat manfaat ekonomi, kendala perdagangan luar negeri Iran dicabut dan pembatasan ilegal penjualan minyak juga dihapus. (MF)

 

Tags