Sep 28, 2022 16:05 Asia/Jakarta
  • Pegawai Perusahaan Total Energy Prancis Mogok

Tiga perempat pagawai perusahaan Total Energy Prancis memulai aksi pemogokan selama tiga hari sejak kemarin.

Menurut kantor berita AFP, para pegawai Total yang mulai mogok hari Selasa (27/9/2022) menuntut kenaikkan upah mereka.

Benjamin Tange, Wakil Serikat Buruh (CGT) di sektor petrokimia Total, mengumumkan, "Kami tidak ingin ada produk yang keluar dari kilang ini, termasuk sektor petrokimianya,".

Di sisi lain, surat kabar Prancis Liberation meliput berita ini kekhawatiran tentang gangguan dalam pengoperasian pompa bensin dan melaporkan sebanyak 35.000 karyawan Total Energy menuntut kenaikan upah 10 persen.

Tuntutan ini disampaikan ketika perusahaan raksasa energi ini pada kuartal kedua tahun 2022 meraih  keuntungan besar, akibat lonjakan harga bahan bakar yang dipicu perang di Ukraina.

Perang antara Rusia dan Ukraina telah menyebabkan kenaikan tarif dasar energi, terutama gas alam, yang mendorong negara-negara Eropa mengajak masyarakat mengurangi konsumsi energi.

Rusia, yang menghadapi sanksi ekonomi berat dari negara-negara Barat akibat perang di Ukraina, telah membatasi pengiriman gas ke negara-negara anggota Uni Eropa.(PH)

Tags