Sep 29, 2022 11:45 Asia/Jakarta
  • Di PBB, Rusia dan Cina Serukan Pembebasan Aset Afghanistan

Perwakilan Rusia dan Cina menuntut pembebasan aset Afghanistan pada pertemuan Dewan Keamanan PBB kemarin.

Amerika Serikat memblokir cadangan devisa pemerintah Afghanistan setelah Taliban menguasai negara itu pada Agustus 2021.

Perwakilan Rusia dan Cina dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB pada Rabu (28/9/2022) malam mengatakan bahwa aset Afghanistan yang dibekukan harus dicairkan untuk mengatasi tantangan ekonomi di negara ini, dan meningkatkan kehidupan warganya, serta membangun kembali perekonomian negara Asia Selatan itu.

Bersandar pada pernyataan Bank Sentral Afghanistan, Rusia dan Cina ingin cadangan devisa yang diblokir segera dicairkan, sehingga mereka dapat menggunakannya secara efektif untuk mengatasi krisis kemanusiaan di Afghanistan.

Kamar Dagang dan Investasi Afghanistan mengumumkan bahwa pembekuan aset negara itu berdampak buruk pada ekonomi Afghanistan.

Pada bulan Februari, Presiden AS Joe Biden menandatangani perintah eksekutif yang menyetujui untuk membagikan aset Afghanistan senilai tujuh miliar dolar menjadi dana kemanusiaan dan membayar kompensasi kepada keluarga korban serangan teroris 11 September 2001.(PH)

Tags