Sep 29, 2022 13:48 Asia/Jakarta
  • Bank Sentral Eropa Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Eropa Dekati Nol

Bersamaan dengan kenaikan tarif dasar listrik dan gas, serta penurunan signifikan produksi domestik bruto negara-negara kawasan Euro, Bank Sentral Uni Eropa mengumumkan pertumbuhan ekonomi kawasan Euro melambat dan akan segera mencapai nol.

Seiring dimulainya operasi militer Rusia di Ukraina, Amerika Serikat dan negara-negara Eropa berupaya menghentikan kemajuan tentara Rusia demi mendukung Ukraina dengan mengirim senjata untuk tentara Ukraina, juga menjatuhkan sanksi berat terhadap Moskow. Tapi sanksi tersebut memicu bumerang bagi Eropa sendiri dengan terjadinya lonjakan tarif dasar listrik dan gas di negara-negara kawasan tersebut.

Menurut Reuters, Luis de Guindos, Deputi Gubernur Bank Sentral Eropa hari Rabu (28/9/2022) mengatakan, "Pada kuartal ketiga dan keempat tahun ini, kami telah melihat penurunan signifikan dalam pertumbuhan ekonomi zona euro, dan mungkin akan segera mendekati nol."

De Guindos mengumumkan bahwa tekanan inflasi di Eropa telah meningkat tajam dalam beberapa bulan terakhir.

Pekan lalu, pejabat Eropa mengatakan bahwa Bank Sentral Eropa harus melanjutkan tindakannya terhadap inflasi karena mengurangi pertumbuhan ekonomi saja tidak akan cukup untuk menurunkan harga.

Hilangnya gas Rusia yang murah dan kenaikan tarfi dasar energi, termasuk gas dan listrik, telah menyebabkan penurunan produksi domestik bruto Eropa. 

Di saat musim dingin mendekat, kondisi ini akan meningkatkan risiko penjatahan energi di negara-negara Eropa dan menyebabkan lonjakan inflasi yang belum pernah terjadi sebelumnya di Eropa

Tren peningkatan inflasi di kawasan Eropa telah menyebabkan bank sentral Eropa menaikkan suku bunga sebesar 0,75% bulan ini untuk dapat menghadapi tren lonjakan inflasi.(PH)

Tags