Okt 02, 2022 16:09 Asia/Jakarta
  • Perempuan Afghanistan Berdemonstrasi Tuntut Penghentian Pembunuhan Hazara dan Syiah

Sejumlah perempuan Afghanistan berunjuk rasa menuntut penghentian pembunuhan etnis Hazara dan Syiah di wilayah barat Kabul.

Pada hari Jumat, 30 September, sedikitnya 35 orang tewas dan lebih dari 80 orang terluka dalam ledakan teroris di pusat pendidikan Kaj di daerah yang dihuni warga Syiah di Dasht Barchi yang terletak di barat Kabul. Sebagian besar korban tewas adalah perempuan.

Selama setahun terakhir, masjid-masjid dan sekolah-sekolah di wilayah Syiah Afghanistan telah menjadi sasaran sebagian besar serangan oleh kelompok teroris.

Meskipun Taliban mengklaim mengendalikan situasi keamanan, tapi insiden teroris masih berulang di berbagai bagian negara itu.

Menurut kantor berita Shafaqna hari Minggu (2/10/2022), sejumlah aktivis mahasiswa perempuan mengadakan demonstrasi di daerah Dasht Barchi di sebelah barat Kabul kemarin yang menuntut keadilan dan diakhirinya serangan teroris terhadap etnis Hazara.

Menurut laporan ini, pasukan pemerintah Taliban menekan demonstrasi dengan melancarkan tembakan dan aksi pemukulan.

Dalam peristiwa ini, sejumlah wartawan juga menjadi sasaran serangan pasukan Taliban..

Sebuah kelompok kerja yang terdiri dari berbagai organisasi sipil Afghanistan mengeluarkan pernyataan kemarin, yang mengumumkan supaya PBB segera membentuk komisi penyelidikan internasional untuk mengambil langkah-langkah dasar mengenai masalah genosida terhadap Hazara dan Syiah Afghanistan.

Kelompok ini menekankan bahwa langkah-langkah global yang diperlukan harus diambil untuk melindungi penganut Syiah dan etnis Hazara, serta mencegah terulangnya insiden serupa.(PH)

Tags