Okt 02, 2022 18:43 Asia/Jakarta
  • sabotase pipa gas Nord Stream
    sabotase pipa gas Nord Stream

Seorang mantan pejabat intelijen Swiss, mengatakan kemungkinan pelaku peledakan pipa gas Nord Stream, milik Rusia, adalah Amerika Serikat.

Dikutip kantor berita Sputnik, Sabtu (1/10/2022), Jacques Baud menuturkan, "Semakin banyak indikasi yang menunjukkan bahwa AS bertanggung jawab atas sabotase terhadap pipa gas Nord Stream 1 dan 2."

Ia menambahkan, "Pada saat yang sama, AS tidak pernah menutup-nutupi keinginannya untuk memutus hubungan Rusia dengan negara-negara Eropa."

Jacques Baud yang merupakan Kolonel di Angkatan Darat Swiss dan pernah bekerja di Dinas Intelijen Strategis negara itu, menjelaskan bahwa sejak Perang Dunia II, sudah menjadi kebijakan AS untuk menghalangi Jerman dan Rusia atau Uni Soviet untuk berhubungan erat.

"Tidak ada yang peduli dengan Ukraina di Barat atau di NATO, Uni Eropa dan sekutunya memperalat Ukraina untuk kepentingan strategis AS," tegasnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Intelijen Luar Negeri Rusia Sergey Naryshkin kepada wartawan mengatakan, karakteristik ledakan di Laut Baltik menunjukan indikasi sebuah aksi teroris internasional. (HS)

Tags