Okt 03, 2022 16:50 Asia/Jakarta
  • pipa gas
    pipa gas

Badan Energi Internasional, IEA mengumumkan, sebagai dampak pemutusan sebagian besar ekspor gas Rusia ke Eropa, benua ini akan menghadapi bahaya luar biasa karena kelangkaan sumber gas alam.

Dikutip Associated Press, Senin (3/10/2022), IEA mengatakan, negara-negara anggota Uni Eropa harus menurunkan 13 persen konsumsi gasnya di musim dingin jika Rusia memutus total ekspor gasnya di tengah perang Ukraina.

Saat ini hanya sejumlah kecil gas Rusia yang disalurkan ke Eropa, salah satunya melalui Ukraina ke Slovakia, dan dari Laut Hitam melalui Turki ke Bulgaria. Sementara dua jalur lain dari Laut Baltik ke Jerman, dan dari Belarus dan Polandia, sudah diputus.

Uni Eropa sudah memenuhi 88 persen cadangan gasnya, akan tetapi berdasarkan evaluasi IEA, jika pasokan gas Rusia diputus total, maka cadangan gas Uni Eropa harus penuh 100 persen.

Para pelaku usaha di Eropa sudah mengurangi penggunaan gas alam mereka, dan beberapa usaha yang membutuhkan konsumsi bahan bakar tinggi seperti produksi baja dan pupuk, sama sekali dihentikan.

Tujuannya untuk mencegah menipisnya cadangan gas alam yang dapat memaksa pemerintah negara-negara Eropa, menjatah gas untuk para pelaku usaha. (HS)

Tags