Okt 06, 2022 15:53 Asia/Jakarta
  • PBB: Perekonomian Afghanistan Hancur Sejak Taliban Berkuasa

PBB mengumumkan keruntuhan perekonomian Afghanistan sejak Taliban berkuasa di negara ini.

Afghanistan saat ini menghadapi krisis kemanusiaan, ekonomi dan pangan yang disebabkan oleh dua puluh tahun pendudukan militer Amerika dan sekutunya. Setelah dua dekade pendudukan Afghanistan dan penghancuran infrastruktur ekonomi dan kesehatan negara ini, AS menarik pasukannya dari negara ini bersamaan dengan kedatangan pasukan Taliban di Kabul pada Agustus 2021.

Sejak Taliban berkuasa di Afghanistan, Washington telah memblokir sekitar 10 miliar dolar aset rakyat Afghanistan dan menjatuhkan sanksi terhadap negara ini.

Dalam sebuah laporan yang diterbitkan pada hari Rabu, PBB menyatakan keprihatinan dan mengumumkan bahwa perekonomian Afghanistan telah mengalami bencana kehancuran dalam waktu kurang dari setahun sejak Taliban berkuasa setelah dibangun selama 10 tahun.

Menurut laporan AFP, Kanni Wignaraja, Direktur Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa Urusan Asia dan Pasifik dalam konferensi pers hari Rabu (5/10/2022) mengatakan,"Sebelum Taliban mengambilalih kekuasaan pada Agustus 2021, ekonomi Afghanistan sudah berada pada tingkat PDB sekitar 20 miliar dolar, itu sangat kecil. Tetapi dalam setahun kehilangan hampir lima miliar dolar dari angka tersebut,".

"Ini menunjukkan bahwa kekayaan dan properti yang terakumulasi dalam 10 tahun hilang hanya dalam 10 bulan, dan kita belum pernah melihat keruntuhan bencana seperti itu di tempat lain di dunia," tegasnya.

Menurut Abdullah Al-Dardari, Utusan PBB di Afghanistan, bantuan kemanusiaan tidak cukup untuk menghadapi situasi ini. Selama 14 bulan, jumlah orang yang membutuhkan bantuan di Afghanistan meningkat dari 19 juta menjadi 22 juta orang.(PH)

Tags